Selasa, 25 November 2014

Masalah Pendidikan di Indonesia


Peran Pendidikan dalam Pembangunan


Pendidikan mempunyai tugas menyiapkan sumber daya manusia unuk pembangunan. Derap langkah pembangunan selalu diupayakan seirama dengan tuntutan zaman. Perkembangan zaman selalu memunculkan persoalan-persoalan baru yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Bab ini akan mengkaji mengenai permasalahan pokok pendidikan, dan saling keterkaitan antara pokok tersbut, faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangannya dan masalah-masalah aktual beserta cara penanggulangannya.

Apa jadinya bila pembangunan di Indonesia tidak dibarengi dengan pembangunan di bidang pendidikan?. Walaupun pembangunan fisiknya baik, tetapi apa gunanya bila moral bangsa terpuruk. Jika hal tersebut terjadi, bidang ekonomi akan bermasalah, karena tiap orang akan korupsi. Sehingga lambat laun akan datang hari dimana negara dan bangsa ini hancur. Oleh karena itu, untuk pencegahannya, pendidikan harus dijadikan salah satu prioritas dalam pembangunan negeri ini. 

Pemerintah dan Solusi Permasalahan Pendidikan


Mengenai masalah pedidikan, perhatian pemerintah kita masih terasa sangat minim. Gambaran ini tercermin dari beragamnya masalah pendidikan yang makin rumit. Kualitas siswa masih rendah, pengajar kurang profesional, biaya pendidikan yang mahal, bahkan aturan UU Pendidikan kacau. Dampak dari pendidikan yang buruk itu, negeri kita kedepannya makin terpuruk. Keterpurukan ini dapat juga akibat dari kecilnya rata-rata alokasi anggaran pendidikan baik di tingkat nasional, propinsi, maupun kota dan kabupaten. 

Penyelesaian masalah pendidikan tidak semestinya dilakukan secara terpisah-pisah, tetapi harus ditempuh langkah atau tindakan yang sifatnya menyeluruh. Artinya, kita tidak hanya memperhatikan kepada kenaikkan anggaran saja. Sebab percuma saja, jika kualitas Sumber Daya Manusia dan mutu pendidikan di Indonesia masih rendah. Masalah penyelenggaraan Wajib Belajar Sembilan tahun sejatinya masih menjadi PR besar bagi kita. Kenyataan yang dapat kita lihat bahwa banyak di daerah-daerah pinggiran yang tidak memiliki sarana pendidikan yang memadai. Dengan terbengkalainya program wajib belajar sembilan tahun mengakibatkan anak-anak Indonesia masih banyak yang putus sekolah sebelum mereka menyelesaikan wajib belajar sembilan tahun. Dengan kondisi tersebut, bila tidak ada perubahan kebijakan yang signifikan, sulit bagi bangsa ini keluar dari masalah-masalah pendidikan yang ada, apalagi bertahan pada kompetisi di era global. 

Kondisi ideal dalam bidang pendidikan di Indonesia adalah tiap anak bisa sekolah minimal hingga tingkat SMA tanpa membedakan status karena itulah hak mereka. Namun hal tersebut sangat sulit untuk direalisasikan pada saat ini. Oleh karena itu, setidaknya setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam dunia pendidikan. Jika mencermati permasalahan di atas, terjadi sebuah ketidakadilan antara si kaya dan si miskin. Seolah sekolah hanya milik orang kaya saja sehingga orang yang kekurangan merasa minder untuk bersekolah dan bergaul dengan mereka. Ditambah lagi publikasi dari sekolah mengenai beasiswa sangatlah minim.

Sekolah-sekolah gratis di Indonesia seharusnya memiliki fasilitas yang memadai, staf pengajar yang berkompetensi, kurikulum yang tepat, dan memiliki sistem administrasi dan birokrasi yang baik dan tidak berbelit-belit. Akan tetapi, pada kenyataannya, sekolah-sekolah gratis adalah sekolah yang terdapat di daerah terpencil yang kumuh dan segala sesuatunya tidak dapat menunjang bangku persekolahan sehingga timbul pertanyaan ,”Benarkah sekolah tersebut gratis? Kalaupun iya, ya wajar karena sangat memprihatinkan.”

Penyelenggaraan Pendidikan yang Berkualitas


”Pendidikan bermutu itu mahal”. Kalimat ini sering muncul untuk menjustifikasi mahalnya biaya yang harus dikeluarkan masyarakat untuk mengenyam bangku pendidikan. Mahalnya biaya pendidikan dari Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Perguruan Tinggi (PT) membuat masyarakat miskin tidak memiliki pilihan lain kecuali tidak bersekolah. Orang miskin tidak boleh sekolah.Untuk masuk TK dan SDN saja saat ini dibutuhkan biaya Rp 500.000, — sampai Rp 1.000.000. Bahkan ada yang memungut di atas Rp 1 juta. Masuk SLTP/SLTA bisa mencapai Rp 1 juta sampai Rp 5 juta.

Makin mahalnya biaya pendidikan sekarang ini tidak lepas dari kebijakan pemerintah yang menerapkan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS). MBS di Indonesia pada realitanya lebih dimaknai sebagai upaya untuk melakukan mobilisasi dana. Karena itu, Komite Sekolah/Dewan Pendidikan yang merupakan organ MBS selalu disyaratkan adanya unsur pengusaha. Asumsinya, pengusaha memiliki akses atas modal yang lebih luas. Hasilnya, setelah Komite Sekolah terbentuk, segala pungutan uang kadang berkedok, “sesuai keputusan Komite Sekolah”. 

Namun, pada tingkat implementasinya, ia tidak transparan, karena yang dipilih menjadi pengurus dan anggota Komite Sekolah adalah orang-orang dekat dengan Kepala Sekolah. Akibatnya, Komite Sekolah hanya menjadi legitimator kebijakan Kepala Sekolah, dan MBS pun hanya menjadi legitimasi dari pelepasan tanggung jawab negara terhadap permasalahan pendidikan rakyatnya.
Kondisi ini akan lebih buruk dengan adanya RUU tentang Badan Hukum Pendidikan (RUU BHP). Berubahnya status pendidikan dari milik publik ke bentuk Badan Hukum jelas memiliki konsekuensi ekonomis dan politis amat besar. Dengan perubahan status itu pemerintah secara mudah dapat melemparkan tanggung jawabnya atas pendidikan warganya kepada pemilik badan hukum yang sosoknya tidak jelas. Perguruan Tinggi Negeri pun berubah menjadi Badan Hukum Milik Negara (BHMN). Munculnya BHMN dan MBS adalah beberapa contoh kebijakan pendidikan yang kontroversial. BHMN sendiri berdampak pada melambungnya biaya pendidikan di beberapa Perguruan Tinggi favorit.

Privatisasi dan Swastanisasi Sektor Pendidikan


Privatisasi atau semakin melemahnya peran negara dalam sektor pelayanan publik tak lepas dari tekanan utang dan kebijakan untuk memastikan pembayaran utang. Utang luar negeri Indonesia sebesar 35-40 persen dari APBN setiap tahunnya merupakan faktor pendorong privatisasi pendidikan. Akibatnya, sektor yang menyerap pendanaan besar seperti pendidikan menjadi korban. Dana pendidikan terpotong hingga tinggal 8 persen (Kompas, 10/5/2005).

Dalam APBN 2005 hanya 5,82% yang dialokasikan untuk pendidikan. Bandingkan dengan dana untuk membayar hutang yang menguras 25% belanja dalam APBN (www.kau.or.id). Rencana Pemerintah memprivatisasi pendidikan dilegitimasi melalui sejumlah peraturan, seperti Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional, RUU Badan Hukum Pendidikan, Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Pendidikan Dasar dan Menengah, dan RPP tentang Wajib Belajar. Penguatan pada privatisasi pendidikan itu, misalnya, terlihat dalam Pasal 53 (1) UU No 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas). Dalam pasal itu disebutkan, penyelenggara dan/atau satuan pendidikan formal yang didirikan oleh Pemerintah atau masyarakat berbentuk badan hukum pendidikan.

Seperti halnya perusahaan, sekolah dibebaskan mencari modal untuk diinvestasikan dalam operasional pendidikan. Koordinator LSM Education Network for Justice (ENJ), Yanti Mukhtar (Republika, 10/5/2005) menilai bahwa dengan privatisasi pendidikan berarti Pemerintah telah melegitimasi komersialisasi pendidikan dengan menyerahkan tanggung jawab penyelenggaraan pendidikan ke pasar. Dengan begitu, nantinya sekolah memiliki otonomi untuk menentukan sendiri biaya penyelenggaraan pendidikan. Sekolah tentu saja akan mematok biaya setinggi-tingginya untuk meningkatkan dan mempertahankan mutu. Akibatnya, akses rakyat yang kurang mampu untuk menikmati pendidikan berkualitas akan terbatasi dan masyarakat semakin terkotak-kotak berdasarkan status sosial, antara yang kaya dan miskin.

Hal senada dituturkan pengamat ekonomi Revrisond Bawsir. Menurut dia, privatisasi pendidikan merupakan agenda kapitalisme global yang telah dirancang sejak lama oleh negara-negara donor lewat Bank Dunia. Melalui Rancangan Undang-Undang Badan Hukum Pendidikan (RUU BHP), pemerintah berencana memprivatisasi pendidikan. Semua satuan pendidikan kelak akan menjadi badan hukum pendidikan (BHP) yang wajib mencari sumber dananya sendiri. Hal ini berlaku untuk seluruh sekolah negeri, dari SD hingga perguruan tinggi.

Bagi masyarakat tertentu, beberapa PTN yang sekarang berubah status menjadi Badan Hukum Milik Negara (BHMN) itu menjadi momok. Jika alasannya bahwa pendidikan bermutu itu harus mahal, maka argumen ini hanya berlaku di Indonesia. Di Jerman, Perancis, Belanda, dan di beberapa negara berkembang lainnya, banyak perguruan tinggi yang bermutu namun biaya pendidikannya rendah. Bahkan beberapa negara ada yang menggratiskan biaya pendidikan.

Pendidikan berkualitas memang tidak mungkin murah, atau tepatnya, tidak harus murah atau gratis. Tetapi persoalannya siapa yang seharusnya membayarnya? Pemerintahlah sebenarnya yang berkewajiban untuk menjamin setiap warganya memperoleh pendidikan dan menjamin akses masyarakat bawah untuk mendapatkan pendidikan bermutu. Akan tetapi, kenyataannya Pemerintah justru ingin berkilah dari tanggung jawab. Padahal keterbatasan dana tidak dapat dijadikan alasan bagi Pemerintah untuk cuci tangan.

Perawatan Tradisional Untuk Rambut Kering


Masalah rambut kering adalah masalah umum yang dialami setiap wanita. Cuaca dingin dan berangin dapat membawa kita pada masalah rambut kering. Kerusakan rambut yang meningkat, dan tiupan angin yang menghancurkan tatanan rambut saat cuaca dingin dapat mendatangkan malapetaka pada rambut kita dan membuat kita kesulitan mengatur rambut.
Penyebab rambut kering
Ada beberapa hal yang menyebabkan rambut menjadi kering yaitu:
- Cuaca.
Terpaan angin dan matahari dapat mengurangi minyak kulit kepala yang berfungsi melindungi dan melapisi batang rambut sehingga rambut menjadi kering dan berkurang kelembabannya.
- Pencabutan rambut/uban.
Mencabut rambut/uban bukanlah tindakan yang bijaksana. Tidak ada yang salah dengan rambut yang tampak bersih dari uban, tetapi mencabut uban secara berlebihan adalah tindakan yang salah
- Pemakaian produk kecantikan rambut.
Terpaan panas berlebihan dari pengering rambut adalah penyebab umum rambut menjadi kering. Tindakan apapun yang dilakukan baik pelurusan rambut, pengeringan rambut ataupun produk kecantikan rambut berbahan dasar silikon, yang dilakukan secara rutin akan merusak rambut
Perawatan Tradisional untuk Rambut Kering

Cara terbaik untuk mengobati dan merawat rambut kering adalah dengan menggunakan produk alami di sekitar kita. Walaupun hasil dari penggunaan produk alami lebih lambat dari bahan kimia, tetapi efek samping bahan kimia lebih membahayakan kesehatan rambut di masa mendatang. Beberapa bahan alam yang bisa digunakan untuk merawat rambut kering
1. Santan.
Produk alam yang dipercaya dapat membuat rambut indah adalah santan. Tuang segelas santan ke rambut dan kulit kepala sekali seminggu akan meningkatkan kelembaban rambut anda.
2. Minyak jojoba.
Minyak jojoba banyak digunakan sebagai bahan utama dalam shampo dan produk rambut. Minyak Jojoba adalah minyak alami berasal dari semak adat untuk Amerika Serikat bagian barat. Minyak jojoba meniru fungsi sebum yaitu minyak alami rambut yang diuraikan oleh kelenjar sebaceous yang terkait dengan semua pori-pori di kulit kepala. Minyak jojoba membantu untuk membangun kembali ikatan protein yang membantu menambah kekuatan rambut dan menjaga kelembaban rambut.
3. Mayones.
Mayones juga dipercaya berfungsi sebagai pelembab rambut walaupun masih diragukan efektivitasnya.
4. Telur
Mengusapkan busa telur di rambut dan membilasnya dengan air hangat kemudian mencuci rambut dengan air bersih juga bisa dipakai untuk menambah kelembaban rambut
Perawatan rambut kering yang dilakukan sendiri di rumah memang sedikit repot dan kadang menimbulkan bau yang tidak enak. Tetapi semua itu akan terbayar ketika anda lihat hasilnya. Hanya butuh sedikit waktu anda untuk melakukannya secara rutin dan anda akan mendapatkan rambut impian anda

Memilih Buah Yang Cocok Untuk Penderita Diabetes


Memilih buah yang cocok untuk penederita diabetes, sangat diperlukan. Pernahkah anda mendengar betapa susahnya penderita diabetes dalam hal mengatur makanan? Ada banyak makanan yang menjadi pantangan karena dikhawatirkan bisa meningkatkan kadar gula dalam darahnya. Bahkan untuk nasi pun tidak bisa sembarangan takarannya. Kandungan gula dalam beras bisa menjadi salah satu pemicu meningkatnya kadar gula dalam darah. Bukan hanya nasi, semua makanan dengan rasa yang manis tentulah menjadi salah satu pantangan tersendiri. Makanan manis sangat berbahaya untuk penderita diabetes.
Lantas, apakah semua makanan memang berbahaya bagi penderita diabetes? Sebetulnya yang harus dilakukan bukan persoalan makan apa tapi bagaimana memulai hidup sehat untuk kembali menyehatkan tubuh. Beberapa pola makan yang dilakukan salah satunya adalah dengan memperbanyak makan sayur dan buah. Pola hidup sehat untuk mereka yang masih memiliki kadar gula normal dengan kadar gula berlebihan memang berbeda.
Mengonsumsi makanan yang sehat dan seimbang adalah salah satu cara untuk hidup sehat. Konsumsi karbohidrat, sayur, buah, sumber protein dan air yang cukup akan menunjang tubuh untuk melakukan metabolisme seoptimal mungkin. Untuk mereka yang memiliki kadar gula darah, cukup dengan mengatur takaran saja agar tidak menjadi berlebihan diserap oleh tubuh. Namun bagi mereka yang sudah terlanjur memiliki kadar gula tinggi tentu saja perlakuannya berbeda karena kondisi fisiknya sudah berbeda dengan yang normal. Sehingga arti seimbang bagi si tubuh yang normal dengan si tubuh penderita diabetes tidak bisa disamakan.
Jika buah-buahan sangat menyehatkan bagi si tubuh normal, berbeda dengan si diabetes. Buah bisa menjadi pencetus tingginya kadar gula dalam darah. Penderita diabetes memiliki kadar gula darah yang tinggi yang menyebabkan tubuhnya tidak dapat menyerap  makanan dengan baik karena tidak bekerjanya insulin. Terutama dalam konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat dan buah-buahan yang mengandung gula.

Bagaimana Cara Memilih Buah Yang Cocok Untuk Penderita Diabetes

Buah-buahan tentunya mengandung vitamin, mineral dan serat yang berbeda antara satu buah dengan buah yang lain. Memilih buah bagi penderita diabetes hendaknya yang mengandung glisemik rendah dan gulanya berupa fruktosa. Fruktosa memiliki kelebihan dapat dengan mudah diserap tubuh tetapi tidak menyebabkan kenaikan gula darah secara drastis. Fruktosa pun tidak memerlukan insulin dalam penyerapannya ke sel darah. Selain itu mengonsumsi buah yang mengandung glukosa pun tidak mengapa asalkan porsinya dalam jumlah kecil.
Hal tersebutlah yang menjadi patokan dalam memilih buah yang cocok untuk penderita diabetes. Adapun buah yang baik dikonsumsi penderita diabetes adalah  semangka, pear, strawberry, plum, pepaya, jambu, kiwi, lemon, orange dan apel.
Dalam memilih buah yang cocok untuk penderita diabetes berarti harus mengetahui pula jenis buah yang hendaknya dihindari. Yaitu mangga, pisang, persik. Di samping itu sebaiknya mengonsumsi buah dalam keadaan segar, sebisa mungkin tidak dibuat jus agar serat masih dalam kondisi utuh dan memberi manfaat.
Buah yang kaya serat aman bagi penderita diabetes karena mengandung glisemik rendah sehingga tidak menimbulkan lonjakan kadar gula darah. Serat akan menunda pengosongan pada lambung sehingga aliran ke usus kecil pun dapat ditunda pula. Hal ini akan memperlambat proses penyerapan gula ke dalam aliran darah. Contoh buah dengan serat tinggi adalah apel, apricot, blueberry, kiwi, delima, strawberry, raspberry, dan alpukat.
Tidak asyik memang memiliki penyakit apapun juga karena harus semakin berhati-hati dalam mengonsumsi makanan maka dari itu sebelum Anda sakit sebaiknya mulailah menjaga diri dengan baik agar tetap sehat dan bugar.

Mewaspadai Penyebab Penyakit Hepatitis B


Setelah Anda mengenal definisi, tipe-tipe, gejala umum, serta cara menghindari penyakit hepatitis B secara lebih detil, saatnya kini Anda mewaspadai penyebab hepatitis B. Seperti apa sajakah cara mewaspadai penyebab hepatitis B? Simak semuanya dalam uraian berikut ini.
Penyakit hepatitis B disebabkan oleh infeksi virus hepatitis. Nama virusnya adalah virus HBV atau hepatitis B virus. Virus hepatitis B merupakan satu dari beberapa bentuk virus hepatitis yang lain. Bentuk virus hepatitis yang lain tersebut di antaranya adalah virus hepatitis A, B, C, D, dan E. Untuk tipe penyakit hepatitis yang lain, penyebab penyakit tak hanya infeksi virus saja. Penggunaan obat tertentu, penggunaan alkohol jangka panjang, kelebihan lemak di dalam hati (liver), serta penggunaan bahan kimia tertentu dalam jagka waktu tertentu, juga bisa menjadi penyebab penyakit hepatitis.
Mewaspadai penyebab hepatitis B meliputi kewaspadaan akan cara penyebaran virusnya. Berikut ini adalah cara penyebaran virus hepatitis B yang terjadi melalui perpindahan darah, cairan sperma, ludah, dan cairan vagina.
  • Adanya kontak seksual dengan penderita penyakit hepatitis B, baik itu melalui mulut, alat kelamin, atau juga anus.
  • Penggunaan jarum suntik dan alat-alat lain (kapas, gelas, sendok, dan air) yang sebelumnya sudah digunakan oleh penderita penyakit hepatitis B.
  • Bersentuhan dengan darah penderita hepatitis B. Dalam hal ini misalnya saja dokter yang menyentuh darah pasien penyakit hepatitis B.
  • Proses kelahiran. Di sini, ibu yang melahirkan dan menderita penyakit hepatitis B pasti menularkan virus hepatitis B kepada bayinya. Akan tetapi menyusui tidak menularkan virus hepatitis B dari ibu yang merupakan penderita kepada bayinya.
  • Penggunaan jarum tindik dan jarum tato bekas penderita hepatitis B.
  • Penggunaan bersama-sama sikat gigi dan juga alat pencukur dengan penderita penyakit hepatitis B. Di sini tentu saja karena dikhawatirkan si penderita hepatitis B terluka saat menggosok gigi atau mencukur, sehingga darahnya (beserta virusnya) menempel di alat-alat tersebut. Kemudian darah (dengan virusnya) akan dengan mudah masuk ke dalam tubuh si pengguna alat-alat berikutnya.
  • Transplantasi organ dan juga transfusi darah yang mengandung virus hepatitis B. Di sini jelas karena dengan mudah, organ atau darah bervirus akan segera menyebabkan penyakit hepatitis B.

Berbagai Penyakit Saraf Pada Manusia

ENYAKIT

Saraf merupakan jaringan terpenting dalam tubuh makhluk hidup terutama manusia sehingga perlu diperhatikan kesehatannya. Saraf merupakan jaringan yang rentan terkena gangguan atau penyakit. Terdapat berbagai penyakit saraf pada manusia. Namun terkadang orang tidak menganggap bahwa penyakit saraf merupakan penyakit pada umumnya. Dan sering pengidap ataupun keluarganya malu untuk mengeluhkannya. Padahal, penyakit saraf berbeda dengan penyakit jiwa sebagaimana dipahami oleh kebanyakan orang.
Beberapa jenis penyakit saraf antara lain adalah :
  1. Sindroma parkinson.
    Anda pasti pernah mendengar nama Muhammad Ali petinju tenar berprestasi yang selalu menyabet juara pada dekade 70 sampai dengan 80 an bukan? Petinju tenar tersebut sempat mengalami penyakit saraf yaitu parkinson. Penyakit ini terjadi akibat adanya kerusakan pada bagian otak pengendali jaringan otot. Akibatnya, individu pengidap parkinson akan mengalami gemetar yang tidak beraturan pada bagian tubuhnya. Beberapa pasien bahkan sampai tidak bisa memegang benda dan tidak dapat berjalan sebagaimana individu normal.
  2. Meningitis.
    Meningistis merupakan peradangan yang terjadi pada selaput saraf. Penyakit ini diakibatkan oleh adanya infeksi virus dan parasit seperti Toksoplasma. Meningistis merupakan penyakit yang dapat ditularkan. Pencegahan yang dapat dilakukan untuk penyakit saraf ini antara lain dengan memberikan vaksinasi terhadap parasit penyebabnya.
  3. Migrain
    Berbagai penyakit saraf pada manusia lainnya adalah migrain. Pasti anda familiar dengan nama penyakit saraf ini. Migrain juga dikenal dengan nama “Sakit Kepala Sebelah”. Penyakit ini sering menyerang sebagian besar manusia. Gejalanya adalah pusing pada salah satu bagian kepala. Pada umumnya terjadi di kepala bagian samping agak belakang. Meskipun terkesan ringan, namun jika disepelekan, migrain dapat berbahaya karena bisa mengakibatkan kerusakan sel-sel saraf pada otak.
  4. Vertigo. Vertigo merupakan sakit kepala diiringi dengan gejala ketidakseimbangan dan penderita pada umumnya mengeluhkan adanya pandangan berputar diikuti mual dan muntah. Pada beberapa kasus, vertigo dapat disembuhkan tanpa obat. Namun keadaan vertigo sangat tidak mengenakkan karena dapat menjadikan penderita tidak mampu beraktivitas.
  5. Alzheimer.
    Pada penyakit saraf jenis ini, penderita alzheimer memiliki kehilangan kontrol terhadap diri sendiri. Selain itu penderita menjadi sangat pelupa dan sulit sekali mengingat kejadia, lokasi dan bahkan nama. Penyebab utama belum banyak diketahui tetapi disinyalir merupakan penyakit akibat adanya trauma dan atau penyakit yang bersifat menurun.
  6. Gegar Otak.
    Penyakit ini disebabkan oleh adanya benturan pada bagian kepala sehingga menyebabkan hilangnya memori.
Demikian berbagai penyakit saraf pada manusia yang seringkali terjadi pada manusia dan sering pula disepelekan gejala dan akibatnya. Untuk itu sangat dianjurkan untuk lebih peduli tentang penyakit saraf yang dapat terjadi pada manusia.

BERENANG UNTUK BAYI

Berenang (Hal Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Berenang Dan Manfaat Berenang Pada Bayi)

Berenang adalah aktivitas yang sangat menyenangkan, dan beraktivitas di kolam renang di anggap oleh banyak orang sebagai aktivitas yang sempurna, di mana di kolam renang kita bisa membangun otot-otot kita dengan latihan aerobik yang kuat dan tentunya dengan sedikit resiko cedera, di samping itu berendam di kolam renang adalah sesuatu yang menyenangkan.
Hal-hal yang sebaiknya harus diperhatikan saat berenang sebagai berikut:
  1. mandi untuk menghangatkan otot-otot kita sebelum berenang
  2. salah satu teori menyatakan berenang di air yang hangat memungkinkan sekali untuk bisa membakar lemak yang tersimpan di dalam tubuh
  3. sangat penting untuk minum air secara berkala ketika berenang. Karena kemungkinan tubuh kehilangan air saat berenang besar.
  4. Satu lagi yang penting dari berenang, meskipun berenang bisa membakar lemak sd 900 ccal/jam, hal ini tidak berarti bahwa dengan berenang bisa membantu menurunkan berat badan, karena suhu tubuh di dalam tubuh manusia lebih rendah daripada suhu di dalam air, sehingga dapat meningkatkan nafsu makan, kecuali berenang yang kita lakukan diimbangi dengan diet yang baik.
Berikut ini beberapa manfaat berenang pada bayi :
  1. berenang bisa membantu menguatkan otot-otot jantung pada bayi dan memperbaiki sistem kardiovaskular pada bayi
  2. berenang bisa membantu meningkatkan detak jantung dan pemberian oksigen yang lebih baik untuk bayi
  3. berenang dapat juga meningkatkan kapasitas paru paru pada bayi, karena pada bayi biasanya kapasitas paru paru cenderung menurun, sehingga potensial timbulnya asthma
  4. secara psikologis berenang pada bayi dapat menciptakan perasaan wellness (senang) karena saat berenang otak disintesis dan endorfin diekskresikan oleh zat tha di mana zat tha ini bisa menciptakan perasaan wellness.

Mengenal Lebih Jauh Gigi Palsu Permanen Dan Jenis-Jenisnya

KESEHATAN

Anda tertarik untuk memasang gigi palsu permanen? Tentu tidak ada salahnya, tapi ada beberapa hal yang patut anda ketahui terlebih dahulu sebelum memutuskan memakai gigi palsu permanen, baik prosedur, resiko, biaya, dan perawatannya. Hingga anda benar-benar siap untuk memilih jenis gigi palsu ini daripada gigi palsu jenis lainnya.

Apa Perbedaan Gigi Palsu Permanen dengan Gigi Palsu Lepasan?

Pertama-tama tentunya anda harus tahu apa itu gigi palsu permanen, dan apa perbedaanya dengan gigi palsu biasa (lepasan). Hingga saat anda memutuskan memakainya tidak ada penyesalan di kemudian hari, karena gigi palsu jenis ini tidak mudah di lepaskan dengan mudah. Perbedaan gigi palsu permanen dan gigi palsu biasa adalah jika  gigi palsu biasa atau lepasan, di peruntukan untuk mengganti sebagian atau semua gigi yang tanggal. Gigi palsu jenis ini di desain sedemikian rupa agar pemakai bisa dengan mudah melepaskan dan memasangnya tanpa bantuan  dokter atau ahli gigi. Sehingga pemakai bisa leluasa melepaskan gigi kapan saja untuk membersihkan kotoran pada gigi. Pembuatannya pun relatif sederhana dan tidak memakan waktu yang lama, dan harganya pun relatif terjangkau. Sedangkan gigi palsu permanen, biasanya untuk mengganti beberapa gigi yang tanggal saja. Pemasangan gigi pasu jenis ini sedikit rumit dan memakan waktu agak lama karena perlu perhitungan dan desain yang tepat. Ada dua jenis pemasangnan gigi palsu permanen ini yaitu dengan cara mengaitkan pada gigi lain di dekatnya atau dengan cara di tanam atau di kenal dengan sebutan gigi implan. Oleh karenanya  gigi palsu permanen tidak bisa di lepas pasang sesuka hati pemakainya. Karena prosedur dan pembuatannya lebih rumit dari yang konvensional, harganya juga relatif lebih mahal.

Gigi Palsu Permanen dengan Sistem Implan

Ini adalah teknik terbaru dari pemasangna gigi palsu permanen yang ada saat ini. Bagaimana prosedur pemasangan gigi implan atau dental implant ini? Pemasangan di lakukan dengan cara menanam gigi palsu teresebut ke dalam gusi. Namun yang harus di ingat saat ingin memasang gigi palsu permanen dengan sistim implan ada beberapa persyaratan yang harus di penuhi terlebih dahulu, beberapa persyaratan tersebut adalah: Tidak ada kelainan sistemik pada gusi pasien, bentuk rahang atas dan bawah memiliki lengkung yang sempurna, ketebalan tulang yang memadai dll. Biasanya dokter gigi akan memeriksa kondisi gusi dan rahang anda terlebih dahulu secara intensif sebelum memutuskan anda bisa melakukan implan gigi atau tidak.

Yang perlu di perhatikan saat memutuskan memakai gigi palsu permanen adalah bahwa anda benar-benar menyadari kelemahan dan keunggulan gigi jenis ini berikut resikonya. Jangan lupa pemasangan gigi palsu jenis ini sebaiknya hanya di lakukan oleh dokter gigi yang profesional agar anda terhindar dari resiko yang tidak di harapkan saat memasang gigi palsu permanen.

PANTUN


Hendaklah melempar jangkar
Kalau ada perahu singgah
Kalau anak bangsa pintar
Negeri ini akan bangga

Masak angsa dikuali
Bukan saja di perigi
Hendaklah kamu mengabdi
Di pangkuan ibu pertiwi

PANTUN


Kehutan mencari rusa
Hendaklah membawa tali
Wahai anak-anak bangsa
Cepat bangun lekas mandi

Andai ini hari rugi
Tentu mujur esok lusa
Jangan lupa gosok gigi
Sebab kamu anak bangsa

PANTUN


Pergilah ke tepi kali
Jangan lupa bawa guci
Bangkitlah anak pertiwi
Bangunlah negerimu ini

Jika kita pegang kuas
Melukislah pada kertas
Jika anak bangsa cerdas
Bangsa pun berkualitas

PANTUN


Jika hendak kamu melamar
Jangan banyak tulis dihapus
Jika siswa rajin belajar
Sudah tentu pasti lulus

Anak sekolah pergi mengaji
Pergi mengaji hari lah pagi
Sungguh malang nasibku ini
Sejak aku di tinggal ibu tiri

Bunga mawar berwarna merah
Sungguh indah walau diluar
Dari pada kita marah-marah
Lebih baik kita belajar

Selasa, 11 November 2014

Pranata Sosial

I. Pengertian Pranata Sosial
Pengertian pranata sosial secara prinsipil tidak jauh berbeda dengan apa yang sering dikenal dengan lembaga sosial, organisasi sosial maupun lembaga kemasyarakatan, karena di dalam masing-masing istilah tersebut terisrat adanya unsur-unsur yang mengatur setiap perilaku warga masyarakat .
Jadi, pengertian pranata sosial adalah sistem norma yang bertujuan untuk mengatur tindakan maupun kegiatan masyarakat untuk memnuhi kebutuhan pokok dan bermasyarakat bagi manusia. Dengan kata lain, pranata sosial adalah sistem hubungan sosial yang terorganisir dan mengejewantahkan nilai-nilai serta prosedur umum yang mengatur dan memenuhi kegiatan pokok warga masyarakat.
Tiga kata kunci di dalam setiap pembahasan mengenai pranata sosial adalah:
  1. Nilai dan norma;
  2. Pola perilaku yang dibakukan atau yang disebut prosedur umum;
  3. Sistem hubungan, yakni jaringan peran serta status yang menjadi wahana untuk melaksanakan perilaku sesuai dengan prosedur umum yang berlaku.
1.1 Pengertian Pranata Sosial menurut para ahli.
  1. Soerjono Soekanto, lembaga kemasyarakatan (Pranata Sosial) adalah himpunan norma-norma dari segala tindakan yang berkisar pada suatu kebutuhan pokok di dalam kehidupan masyarakat.
  2. Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi, semua norma-norma dari segala tingkat yang berkisar pada suatu keperluan pokok dalam kehidupan masyarakat merupakan suatu kelompok yang diberi nama lembaga kemasyarakatan.
  3. Horton dan Hunt (1987), suatu sistem norma untuk mencapai suatu tujuan atau kegiatan yang oleh masyarakat dipandang penting.
  4. Koentjaraningrat (1979), sistem-sistem yang menjadi wahana yang memungkinkan warga masyarakat itu untuk berinteraksi menurut pola-pola resmi atau suatu sistem tata kelakuan dan hubungan yang berpusat kepada aktivitas-aktivitas untuk memenuhi kompleks-kompleks kebutuhan khusus dalam kehidupan masyarakat.
II. Tujuan Pranata Sosial
Pranata Sosial, selain untuk mengatur agar kebutuhan hidup manusia dapat terpenuhi secara memadahi, juga sekaligus untuk mengatur agar kehidupan sosial warga masyarakat bisa berjalan dengan tertib dan lancar sesuai dengan kaidah-kaidah yang berlaku. Contoh: (a) Pranata Pendidikan mengatur bagaimana sekolah harus mendidik anak-anak hingga menghasilkan lulusan yang handal. Tanpa adanya pranata sosial, kehidupan manusia nyaris bisa dipastikan bakal porak poranda karena jumlah prasarana dan sarana untuk memenuhi kebutuhan manusia relatif terbatas, sementara jumlah warga masyarakat yang membutuhkan justru semakin lama semakin banyak.
2.1 Tujuan Pranata Sosial menurut Koentjaraningrat
  1. Memenuhi kebutuhan sosial dan kekerabatan (kinship atau domestic instituions)
  2. Memenuhi kebutuhan manusia untuk mata pencaharian hidup, memproduksi, menimbun dan mendistribusikan harta benda (economic institutions)
  3. Memenuhi kebutuhan pengetahuan dan pendidikan manusia (educational institutions)
  4. Memenuhi kebutuhan ilmiah manusia (scientific institutions)
  5. Memenuhi kebutuhan manusia untuk menyatakan rasa keindahan dan rekreasi (aesthetic and recreational institutions)
  6. Memenuhi kebutuhan manusia untuk berhubungan dengan Tuhan (religius institutions)
  7. Memenuhi kebutuhan manusia untuk mengatur kebutuhan berkelompok atau bernegara (political institutions)
  8. Mengurus kebutuhan jasmani manusia (somatic institutions)
2.2 Fungsi Pranata Sosial
Pranata Sosial memiliki fungsi utama, yakni seperti pada bagan berikut:
Bila dijabarkan fungsi pranata sosial adalah sebagai berikut:
  1. Menjaga keutuhan masyarakat dari ancaman perpecahan atau disntegrasi masyarakat. Hal ini mengingat bahwa sumber pemenuhan kebutuhan hidup yang dapat dikatakan tidak seimbang dengan jumlah manusia yang semakin bertambah baik kuantitas maupun kualitasnya, sehingga dimungkinkan pertentangan yang bersumber perebutan maupun ketidakadilan dalam usaha memenuhi kebutuhannya akan ancaman kesatuan dari warga masyarakat. Oleh karena itu, norma-norma sosial yang terdapat di dalam pranata sosial akan berfungsi untuk mengatur pemenuhan kebutuhan hidup dari setiap warganya secara adil atau memadai, sehingga dapat terwujudnya kesatuan yang tertib.
  2. Memberikan pedoman pada anggota masyarakat untuk bertingkah laku / bersikap untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Dengan demikian pranata sosial telah siap dengan berbagai aturan atau kaidah-kaidah sosial yang dapat dan harus dipergunakan oleh setiap anggota masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
  3. Memberi pegangan pada masyarakat untuk menandakan sistem pengendalian sosial (social control). Sanksi-sanksi atau pelanggaran norma-norma sosial merupakan sarana agar setiap warga masyarakat tetap konform dengan norma-norma sosial itu, sehingga tertib sosial dapat terwujud. Dengan demikian sanksi yang melekat pada setiap norma sosial itu merupakan pegangan dari warga untuk meluruskan maupun memaksa warga masyarakat agar tidak menyimpang dari norma sosial, karena pranata sosial aka tetap tegar di tengah kehidupan masyarakat.
III. Karakteristik / Ciri-ciri
  1. Lambang-lambang biasanya merupakan ciri khas dari pranata sosial, yang secara simbolismenggambarkan tujuan dan fungsi pranata sosial.Lambang-lambang suatu organisasi mengandung makna, fungsi dan tujuan dari lembaga sosial yang bersangkutan.  Lambang-lambang tersebut dapat berupa: gambar (logo); tulisan; gabungan antara gambar, tulisan, maupun logo, dan bendera panji.
  2. Memiliki tingkat kekekalan tertentu, artinya suatu pranata akan berakhir ketika manusia tidak lagi membutuhkannya.
  3. Merupakan suatu organisasi dari pola-pola pemikiran dan perilaku yang terwujud melalui aktivitas-aktivitas sosial.
  4. Mempunyai alat-alat perlengkapan yang dipakai mencapai tujuan.
  5. Pranata sosial mempunyai tradisi, baik tertulis maupun tidak tertulis (peraturan/hukum).
  6. Memiliki satu atau beberapa tujuan.
  7. Memiliki alat-alat perlengkapan yang digunakan untuk mencapai tujuan lembaga yang bersangkutan.
IV. Jenis-jenis Pranata Sosial
1. Berdasarkan Pengembangannya
  • Cresive institutions (pranata yang utama) adalah institusi yang paling primer dan tumbuh dari adat istiadat. Contoh: perkawinan, agama dan hak milik.
  • Enacted institutions (pranata yang dibuat) adalah institusi yang dibentuk untuk memenuhi kebutuhan atau tujuan tertentu. Contoh: pendidikan, perdagangan dan utang piutang.
2. Berdasarkan Sistem Nilai yang diterima Masyarakat
  • Basic institutions adalah pranata sosial yang sangat penting untuk memelihara dan mempertahankan tata tertib dalam masyarakat. Contoh: keluarga, sekolah dan negara.
  • Subsidiary institutions adalah pranata yang dianggap kurang penting. Contoh: rekreasi.
3. Berdasarkan sudut Penerimaan Masyarakat
  • Approved institutions adalah pranata sosial yang diterima masyarakat. Contoh: perusahaan, industri, dll.
  • Unsactioned institutions adalah pranata sosial yang ditolak masyarakat. Contoh: pemeras, penjahat, preman, dll.
4. Berdasarkan Faktor Penyebarannya
  • General isntitutions adalah pranata sosial yang dikenal secara umum oleh masyarakat di dunia. Contoh: agama.
  • Restucted institutons adalah pranata yang dikenal oleh kelompok masyarakat tertentu saja. Contoh: Katolik, Kristen, Islam, Budha, Hindu, Konghucu dan sebagainya.
5. Berdasarkan Fungsinya
  • Cooperative institutions adalah pranata sosial yang dihimpun pola serta tata cara yang diperlukan untuk menacapai tujuan pranata. Contoh: pranata industrialisasi.
  • Regulative institutions adalah pranata sosial yang bertujuan mengawasi adat istiadat yang tidak termasuk bagian mutlak dari pranata itu sendiri. Contoh: pranata hukum (kejaksaan, pengadilan, dll).
V. Kategori Pranata Sosial
Norma hukum diciptakan oleh pranata sosial, dan pranata sosial dapat diterapkan jika ada lembaga sosial, seperti bagan berikut ini:
  1. Pranata Keluarga. Pranata keluarga merupakan sistem norma dan tata cara yang diterima untuk menyelesaikan beberapa tugas penting. Keluarga berperan membina anggota-anggotanya untuk beradaptasi dengan lingkungan fisik maupun lingkungan budaya di mana ia berada. Bila semua anggota sudah mampu beradaptasi dengan lingkungan di mana ia tinggal maka kehidupan masyarakat akan tercipta menjadi kehidupan yang tenang, aman dan tenteram.
  2. Pranata Agama. Agama merupakan sesuatu yang mengatur kehidupan manusia dengan manusia maupun dengan penciptanya. Agama merupakan salah satu pranata yang sangat penting dalam mengatur kehidupan manusia. Berdasarkan fungsi untuk memenuhi keperluan hidup dari warga masyarakat dikenal istilah religious institutions, yang berfungsi untuk memenuhi keperluan manusia sehubungan dengan kegiatan berbakti kepada Tuhan sebagai perwujudan dari hak azasi manusia.
  3. Pranata Pendidikan. Pendidikan ialah proses membimbing manusia dari kegelapan, kebodohan menuju kecerahan dan kecerdasan pengetahuan atau dari tidak tahu menjadi tahu. Pendidikan merupakan proses yang terjadi karena interaksi berbagai faktor yang menghasilkan penyadaran diri dan penyadaran lingkungan, sehingga menampilkan rasa percaya akan lingkungan.
  4. Pranata Ekonomi. Pranata ekonomi adalah sistem norma atau kaidah yang mengatur tingkah laku individu dalam masyarakat guna memenuhi kebutuhan barang dan jasa. Fungsi pranata ekonomi adalah: a) mengatur konsumsi barang dan jasa; b) mengatur distribusi barang dan jasa; dan c) mengatur produksi barang dan jasa.
  5. Pranata Politik. Pranata politik adalah peraturan untuk memelihara tata tertib, untuk mendamaikan pertentangan-pertentangan, dan untuk memilih pemimpin yang berwibawa. Pranata politik merupakan perangkat norma dan status yang mengkhususkan diri pada pelaksanaan politik akan meliputi eksekutif, yudikatif, legislatif, militer dan partai politik

Pajak

 


1. Pajak ialah iuran wajib yang dipungut oleh negara dan dibayarkan oleh wajib pajak berdasarkan norma-norma hukum untuk membiayai pengeluaran kolektif guna meningkatkan kesejahteraan umum.
2. Retribusi adalah pungutan yang dilakukan oleh pemerintah karena memakai fasilitas negara secara langsung.


3. Iuran adalah pungutan atas fasilitas secara tidak langsung oleh negara.

4. Ciri-ciri pajak:
- Merupakan iuran wajib
- Dibayarkan oleh para wajib pajak
- Dipungut oleh warga
- Tidak diberikan balas jasa yang langsung terhadap pajak yang dipungut
- Digunakan untuk pengeluaran pengeluaran kolektif guna meningkatkan kesejahteraan rakyat
- Dipungut berdasarkan norma-norma hukum atau undang-undang

5. Contoh retribusi antara lain :
- pajak kendaraaan bermotor
- karcis pasar
- izin pembangunan

6. Unsur pajak antara lain :
- subjek pajak
- objek pajak
- tarif pajak

7. Subjek pajak adalah pihak (berupa orang / badan usaha / warisan yang belum terbagi) yang wajib membayar pajak kepada negara.

8. Wajib pajak adalah orang / badan usaha yang menurut ketentuan perundang undangan yang berlaku diwajibkan membayar pajak ke negara.
9. Semua subjek pajak harus memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) yang diperoleh di Kantor Direktorat Jenderal Pajak dan Kantor Pelayanan Pajak setempat.

10. Objek pajak / dasar pajak adalah objek / hal yang dikenai pajak. Contoh :
- penghasilan - kekayaan
- laba perusahaan - kendaraan

11. Tarif pajak adalah ketentuan tentang beberapa beban pajak yang harus dipikul oleh objek pajak.

12. Prinsip pengenaan pajak yang baik menurut Adam Smith (dikenal dengan istilah the four cannon of taxation), yaitu :
- prinsip keadilan (equity), di mana beban pajak sesuai dengan kemampuan relatif dari setiap wajib pajak
- prinsip kepastian (certainty), di mana besarnya pajak tegas, jelas, dan pasti bagi setiap wajib pajak
- prinsip kelayakan (convenience), di mana pajak tidak terlalu memberatkan wajib pajak
- prinsip ekonomi (economy) di mana biaya pemungutan tidak lebih besar dari pada jumlah penerima pajaknya

13. Fungsi pokok pajak, yaitu :
- sumber kas negara
- sebagai alat pengatur
- sebagai sarana untuk memajukan keadilan sosial

14. Sebagai sumber untuk mengisi kas negara, pajak digunakan untuk membiayai program-program pemerintah seperti :
- membayar gaji pegawai negeri
- membangun jalan dan jembatan
- membayar utang luar negeri

15. sebagai alat untuk mengatur kegiatan ekonomi seperti :
- produksi - konsumsi
- distribusi - ekspor impor

16. Sebagai sarana untuk memajukan keadilan sosial pajak dijadika sebagai alat untuk memeratakan pendapatan.

17. Atas pajak yang telah dibayarkan pada negara, wajib pajak berhak mendapatkan pelayanan yang lebih baik dari negara berupa :
- pendidikan - agama
- kesehatan - sarana dan prasarana publik

18. Jenis-jenis pajak dapat dilihat dari berbagai segi, yaitu :
- siapa yang memungut
- siapa yang menanggung beban pajak
- sifatnya

19. Dari segi siapa yang memungut, pajak dibedakan menjadi :
- pajak negara / pajak pusat
- pajak daerah

20. Pajak negara / pajak pusat adalah pajak yang dipungut dan dikelola oleh pemerintah pusat lewat Direktorat Jenderal Pajak dan kantor kantor Inspeksi Pajak dalam lingkungan Departemen Keuangan.

21. Semua pajak negara digunakan untuk pengeluaran rutin dan pembangunan.

22. Jenis-jenis pajak negara terdiri dari :
- Pajak Penghasilan (PPh)
- Pajak Pertambahan Nilai barang dan jasa (PPN)
- Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPNBM)
- Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)
- Pajak Kekayaan (PKk)
- Pajak Ekspor
- Bea Masuk
- Bea Materai
- Cukai, dan pajak lainnya

23. Pajak daerah adalah pajak yang dipungut dan di kelola oleh pemerintah daerah, baik Daerah Tingkat I maupun Daerah Tinggkat II, yang hasilnya digunakan untuk membiayai pengeluaran rutin dan pembangunan daerah.

24. Menurut UU No. 34 Tahun 2000, pajak daerah adalah iuran wajib yang oleh orang pribadi / badan kepada tanpa imbalan langsung yang seimbang yang dapat dipaksakan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, yang digunakan untuk membiayai penyelenggaraan pemerintah daerah dan pembangunan daerah.

25. Jenis pajak daerah yaitu :
- pajak daerah provinsi
- pajak daerah kabupaten/kota

26. Yang termasuk pajak daerah provinsi adalah :
- Pajak Kendaraan Bermotor dan Kendaraan di atas air
- Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor
- Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor
- Pajak Pengambilan dan Pemanfaatan Air Bawah Tanah dan Air Permukaan

27. Yang termasuk pajak daerah kabupaten/kota adalah
- Pajak Hotel
- Pajak Restoran
- Pajak Hiburan
- Pajak Reklame
- Pajak Penerangan Jalan
- Pajak Pengambilan Bahan Galian Golongan C
- Pajak Parkir

28. Dari segi siapa yang menanggung bebannya pajak dibedakan menjadi :
- pajak langsung
- pajak tidak langsung

29. Pajak langsung adalah pajak yang harus dipikul sendiri oleh wajib pajak. Contoh :
- Pajak Penghasilan (PPh)
- Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)
- Pajak Kendaraan Bermotor (PKB)
- Pajak Perseroan

30. Pajak tidak langsung adalah pajak yang dikenakan terhadap barang dan jasa yang dihasilkan perusahaan, yang bebannya kemudian dapat dipindahkan pada pihak lain. Contoh :
- Pajak Penjualan
- Cukai
- Bea Masuk, Bea Lelang, Bea Materai

31. Dari segi sifatnya, pajak dibedakan menjadi
- Pajak Subjektif
- Pajak Objektif

32. Pajak Subjektif (pajak yang bersifat pribadi) adalah pajak yang pemungutannya memperhatikan keadaan pribadi wajib pajak. Contoh :
- PPh
- PBB

33. Pajak Objektif adalah pajak yang dalam pemungutannya memperhatikan hal yang dikenai pajak. Contoh :
- PPN
- Pajak Ekspor
- Bea Masuk

34. Selain UUD 1945, berbagai landasan undang-undang perpajakan nasional yang berlaku saat ini antara lain :
- UU No. 6 Tahun 1983 sebagaimana yang telah diubah dengan UU No. 9 Tahun 1994 dan UU No. 16 Tahun 2000 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan.
- UU No.7 Tahun 1983 sebagaimana yang telah diubah dengan UU No. 7 Tahun 1991 dan UU No.17 Tahun 2000 tentang Pajak Penghasilan.
- UU No. 8 Tahun 1983 sebagaimana yang telah diubah dengan UU No. 11 Tahun 1994 dan UU No. 18 Tahun 2000 tentang Pajak Penambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan Barang atas Barang Mewah.
- UU No. 9 Tahun 1985 sebagaimana yang telah diubah dengan UU No. 12 Tahun 1994 tentang Pajak Bumi dan Bangunan.
- UU No. 13 Tahun 1985 sebagaimana yang telah diubah dengan UU No. 7 Tahun 1995 tentang Bea Materai.

35. Setiap pungutan pajak ada undang-undang, peraturan, atau ketetapannya yang sesuai dengan UUD 1945 yang diamandemen pasal 23 ayat 2 yang berbunyi “ Segala pajak untuk keperluan negara berdasarkan undang-undang.”

36. Pemungutan pajak memiliki dasar hukum, maka pajak dapat dipaksakan. Artinya kepada para wajib pajak yang tidak membayar pajaknya, pajak bisa ditagih dengan kekerasan, dan kalau perlu dengan surat paksa, sita, dan sandera.

38. Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dipungut oleh pemerintah provinsi, sesuai dengan UU No. 34 Tahun 2000 tentang Pajak Daerah, tarif maksimum yang dikenakan untuk PKB adalah 5 %.

39. Pajak Hotel dan Restoran dipungut oleh pemerintah kabupaten/kota yang tarif pajaknya paling tinggi 10 % sesuai dengan peraturan daerah yang dikeluarkan oleh pemerintah kabupaten/kota yang bersangkutan.

40. Kelalaian dalam membayar pajak dapat berupa :
- terlambat membayar pajak
- membayar pajak tidak sesuai dengan jumlah kewajibannya
- tidak membayar pajak sama sekali

41. Pajak Penghasilan adalah pajak yang dikenakan terhadap subjek pajak atas penghasilan yang diterima dalam tahun pajak.


42. Contoh sanksi pajak antara lain :
- wajib pajak yang terlambat / tidak memberikan laporan bulanan akan dikenakan sanksi berupa denda
- wajib pajak yang tidak / kurang dalam membayar pajak tapi memberikan laporan bulanan, ia akan dikenakan sanksi beripa bunga
- wajib pajak yang tidak / kurang dalam membayar pajak dan tidak memberikan laporan bulanan akan dikenakan sanksi berupa kenaikan / tambahan jumlah pembayaran.
- wajib pajak yang memiliki tunggakan pajak dengan jumlah yang besar yaitu diatas seratus juta rupiah dikenakan sanksi berupa tahanan penjara.

Nasi goreng


Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Nasi Goreng
Nasi Goreng Sosis.jpg
Nasi goreng istimewa dengan sosis, telur, kerupuk, dan mentimun.
Informasi
Asal Indonesia
Daerah Seluruh Indonesia, juga populer di Belanda
Pencipta Masakan Indonesia
Penyajian dan bahan
Tahapan Hidangan utama
Disajikan Panas
Bahan Nasi goreng ditambah daging, sayur dan rempah, biasanya juga ditambah saus kecap
Variasi Beragam variasi di seluruh Indonesia
Nasi goreng adalah sebuah makanan berupa nasi yang digoreng dan diaduk dalam minyak goreng atau margarin, biasanya ditambah kecap manis, bawang merah, bawang putih, asam jawa, lada dan bumbu-bumbu lainnya, seperti telur, ayam, dan kerupuk. Ada pula nasi goreng jenis lain yang dibuat bersama ikan asin yang juga populer di seluruh Indonesia.
Nasi goreng juga dikenal sebagai masakan nasional Indonesia.[1] Dari sekian banyak hidangan dalam khazanah Masakan Indonesia, hanya sedikit yang dapat dianggap sebagai makanan nasional sejati. Masakan nasional Indonesia ini tidak mengenal batasan kelas sosial. Nasi goreng dapat dinikmati secara sederhana di warung tepi jalan, gerobak penjaja keliling, hingga restoran dan meja prasmanan dalam pesta.[2]
Pada tahun 2011, sebuah polling Internet yang diadakan oleh CNN International dan diikuti oleh 35.000 orang menempatkan Nasi Goreng pada peringkat dua dalam daftar '50 Makanan Terlezat di Dunia' setelah rendang.[3]

Sejarah

Seorang koki memasak nasi goreng di sebuah pasar makanan di Kota Kinabalu, Malaysia Timur.
Nasi Goreng beku yang dihangatkan dijual di 7-Eleven di Jakarta.
Nasi adalah sebuah bagian penting dari masakan tradisional Tionghoa, menurut catatan sejarah sudah mulai ada sejak 4000 SM. Nasi goreng kemudian tersebar ke Asia Tenggara dibawa oleh perantau-perantau Tionghoa yang menetap di sana dan menciptakan nasi goreng khas lokal yang didasarkan atas perbedaan bumbu-bumbu dan cara menggoreng. Nasi goreng sebenarnya muncul dari beberapa sifat dalam kebudayaan Tionghoa, yang tidak suka mencicipi makanan dingin dan juga membuang sisa makanan beberapa hari sebelumnya. Makanya, nasi yang dingin itu kemudian digoreng untuk dihidangkan kembali di meja makan.
Ada berbagai macam resep nasi goreng tapi unsur utamanya adalah nasi, minyak goreng, kecap manis. Selain itu banyak tambahan lain yang dapat dimasukkan, mulai dari sayuran, daging, sampai sambal, saos, kerupuk dan telur goreng.

Variasi

Nasi goreng baik di Indonesia maupun di negara-negara lain dapat memiliki variasi tersendiri tergantung dari daerah asal dan bumbu atau bahan yang digunakan. Variasi ini biasanya dipengaruhi oleh bahan makanan yang biasa digunakan masyarakat setempat dan pengaruh ramuan bumbu dari negara tetangga, ataupun pengaruh budaya etnik asing bawaan yg datang ke negara tersebut. Beberapa variasi nasi goreng yang terkenal diIndonesia antara lain adalah sebagai berikut:
  • Nasi goreng ikan asin: Menggunakan ikan asin, salah satu variasi yang terkenal di Indonesia.
  • Nasi goreng Jawa: Nasi goreng ini biasanya dibumbui dengan sambal ulek yang membuat rasanya pedas. Contoh nasi goreng Jawa adalah nasi goreng babat Semarang yang warnanya agak cokelat dengan lauk babat, nasi goreng Jawa Tengah yang warnanya merah muda dengan lauk sayuran kol dan suwiran ayam kampung, nasi goreng Surabaya yang warnanya merah kecokelatan dengan lauk irisan telur dadar dan suwiran ayam potong serta nasi goreng kampung dari Yogyakarta yang warnanya merah tua dengan lauk telur mata sapi dan ayam kampung.
  • Nasi goreng kambing: Menggunakan daging kambing yang memiliki aroma khas.
  • Nasi goreng pete: Menggunakan pete sebagai campuran, digemari kelompok pengguna pete karena aromanya.
  • Nasi goreng pattaya (asal Thailand): Nasi goreng ini dibungkus dengan telur dadar.
  • Nasi goreng putih: Nasi goreng ini menggunakan kecap asin sebagai bumbunya sehingga warnanya masih keputih-putihan.
  • Nasi goreng Fukien (atau Fujian): (bukan berasal dari Fujian) adalah nasi goreng yang berasal dari daerah Kanton, biasa disajikan dengan saus di atasnya.
  • Nasi goreng Singapura: Bukan berasal dari Singapura, ini adalah masakan dari daerah Kanton dengan bumbu kare kuning.
  • Nasi goreng Yangchow (atau Yangzhou): (biasa disebut juga nasi goreng spesial) - meskipun dinamakan "Yangzhou", nasi goreng ini sebenarnya bukan berasal dari daerah Yangzhou. Biasa disajikan dengan udang dan daging panggang. Nasi goreng spesial lainnya yang terkenal adalah nasi goreng dengan telur mata sapi.
  • Nasi goreng Yuanyang: Nasi goreng yang dihidangkan dengan dua macam saus. Saus yang pertama berwarna putih dan yang kedua berwarna merah. Terkadang saus itu disajikan dalam lambang Yin Yang atau simbol Taichi.
  • Nasi Goreng Arab Habbatussauda (bukan berasal dari Arab tetapi kreasi khas Indonesia yang banyak memakai rempah asli Arab sebagai bagian bumbu utama). Umumnya menggunakan daging kambing dan memakai banyak jintan serta herbal/tanaman berkhasiat yang baik untuk kesehatan.
  • Nasi Goreng Jepang Ashita (bukan berasal dari Jepang tetapi kreasi khas Indonesia). Dinamakan nasi goreng Jepang sebab memakai Ashitaba yang berasal dari Jepang. Ashitaba adalah jenis sayuran herbal kesehatan yang sangat popular di negara Jepang. Pemakaian bahan ini menyebabkan nasi goreng terlihat unik berwarna hijau daun. Campuran tambahan biasanya daging asap, acar nanas, emping belinjo dan telur dadar.
  • Banyaknya variasi jenis Nasi Goreng yang dapat ditemukan di Indonesia merupakan ekspresi kreativitas masyarakat Indonesia dalam meracik kreasi jenis kuliner dengan aneka citrarasa, baik dari pengaruh bahan dasar lokal maupun pengaruh citarasa masakan internasional.

Penyajian

Buatan sendiri

Nasi goreng dapat dimakan kapan saja, dan banyak orang Indonesia, Malaysia, dan Singapura memakannya untuk sarapan, biasanya menggunakan nasi sisa makan malam sebelumnya. Nasi yang digunakan untuk membuat nasi goreng sudah ditanak terlebih dahulu dan dibiarkan mendingin, sehingga menjadi alasan memakai nasi yang ditanak sehari sebelumnya.

Pedagang jalanan

Seorang pedagang jalanan memasak nasi goreng di gerobaknya. Para penjaja malam sering menyusuri kawasan permukiman Jakarta.
Meski sebagian besar warga Indonesia membuat nasi goreng untuk sarapan, makanan ini juga merupakan pilihan populer untuk makan larut malam yang dijajakan oleh pedagang jalanan, warung, dan juga penjaja gerobak yang sering menyusuri kawasan permukiman di Indonesia. Nasi goreng selalu dimasak secara langsung menurut pesanan per sajian, karena tukang masak biasanya akan menanyakan tingkat kepedasan nasi goreng kepada pembeli; biasa, sedang, pedas, atau sangat pedas. Tingkat tersebut tergantung pada jumlah sambal atau lada yang diberikan nantinya. Kadang pula porsi nasi goreng dalam jumlah besar dimasak sekaligus jika nasi goreng dengan tingkat kepedasan yang sama dipesan pada waktu yang sama.
Tukang masak mungkin juga akan bertanya tentang telurnya; dicampur dengan nasi atau dipisah sebagai telur mata sapi (ceplok) atau telur dadar (omelet). Istilah spesial pakai telur berarti nasi goreng tersebut menggunakan dua telur per sajian, satu dicampur dengan nasi dan satu lagi dimasak terpisah dalam bentuk omelet atau ceplok. Selain nasi goreng, penjaja gerobak biasanya juga menyediakan mi goreng, mi rebus, dan kwetiau goreng.

Restoran

Sarapan nasi goreng di sebuah hotel di Solo, dengan jus pepaya dan kopi hitam Jawa.
Nasi goreng adalah salah satu makanan populer di restoran-restoran Indonesia atau Asia. Makanan ini sering disajikan untuk sarapan di hotel-hotel Indonesia. Di restoran, makanan ini disajikan sebagai hidangan utama yang dilengkapi telur, ayam goreng, sate, sayuran, makanan laut seperti udang goreng atau ikan, dan kerupuk. Di warung, jika ditambah telur ceplok namanya nasi goreng istimewa.[butuh rujukan] Nasi goreng biasanya dijual bersama bakmi goreng oleh pedagang jalanan. Mereka menjual nasi goreng biasa dengan sedikit potongan ayam goreng, telur dadar, sayuran, dan mentimun.
Beberapa restoran menyediakan nasi goreng istimewa versi mereka sendiri, seperti Nasi Goreng Kambing Pete, Nasi Goreng Teri Medan, Nasi Goreng Aceh, atau Nasi Goreng Udang.

Toko kelontong

Sejumlah merek bumbu nasi goreng dijual di supermarket, seperti Sajiku-Ajinomoto, Royco, dan Kokita. Bumbu nasi goreng adalah pasta bumbu nasi goreng instan yang dituangkan setelah menggoreng nasi putih. Hari ini, toko kelontong modern seperti 7-Eleven dan Lawson yang beroperasi di Indonesia juga menawarkan paket nasi goreng beku yang dihangatkan menggunakan microwave untuk dibawa pulang.

Belanda

Di Belanda, masakan Indonesia umum ditemukan karena hubungan kolonial yang historis dengan Indonesia. Para migran Indonesia menyediakan masakan Indonesia untuk dimakan di restoran atau dibawa pulang. Versi nasi goreng bawa pulang mudah dijumpai di supermarket. Toko bawa pulang dan restoran Cina juga sudah menyediakan nasi goreng, ditambah berbagai pilihan masakan Indonesia, namun dengan bumbu Kanton. Di Flandria, nama nasi goreng sering dipakai untuk menyebut nasi goreng bergaya negara Asia manapun.

Budaya masyarakat

Nasi goreng adalah judul lagu Tante Lien, "Geef Mij Maar Nasi Goreng" (Berikan aku Nasi Goreng saja) yang direkam tahun 1979. Lagu ini mendemonstrasikan hubungan kuliner bersejarah antara Belanda dan Indonesia dan mendeskripsikan betapa rindunya orang-orang keturunan Indo (Eurasia) yang menetap di Belanda dengan masakan Indonesia.
Nasi goreng adalah bagian dari menu makan malam Barack Obama pada kunjungan kenegaraannya ke Indonesia tahun 2010, yang turut ia puji kelezatannya bersama bakso dan emping.[4]

Galeri