Ajax Amsterdam
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Amsterdamsche Football Club Ajax (
pengucapan Belanda: [ˈaːjɑks]) (
Euronext:
AJAX; juga dikenal dengan nama
Ajax Amsterdam,
AFC Ajax, atau hanya
Ajax (dibaca
A-yaks)) adalah sebuah klub
sepak bola dari
Amsterdam,
Belanda. Klub ini adalah salah satu klub terkuat di Belanda dan juga di
Eropa. Ajax adalah salah satu dari empat klub yang telah memenangi ketiga-tiga gelar utama Eropa setidaknya sekali, masing-masing
Piala Champions (4 kali),
Piala Winners, dan
Piala UEFA. Di kompetisi dalam negeri, Ajax 32 kali menjuarai Liga Belanda (
Eredivisie).
Prestasi
- 33 Eredivisie: 1917-18, 1918-19, 1930-31, 1931-32, 1933-34, 1936-37,
1938-39, 1946-47, 1956-57, 1959-60, 1965-66, 1966-67, 1967-68, 1969-70,
1971-72, 1972-73, 1976-77, 1978-79, 1979-80, 1981-82, 1982-83, 1984-85,
1989-90, 1993-94, 1994-95, 1995-96, 1997-98, 2001-02, 2003-04, 2010-11,
2011-12, 2012-2013, 2013-14
- 18 Piala Belanda (KNVB): 1917, 1943, 1961, 1967, 1970, 1971, 1972,
1979, 1983, 1986, 1987, 1993, 1998, 1999, 2002, 2006, 2007, 2010
- 8 Johan Cruijff Shield: 1993, 1994, 1995, 2002, 2005, 2006, 2007, 2013
- 2 Piala Interkontinental: 1972, 1995
- 4 Piala Champions: 1971, 1972, 1973, 1995
- 1 Piala Winners: 1987
- 1 Piala UEFA: 1992
- 1 Piala intertoto: 1962
- 3 Piala Super Eropa: 1972, 1973, 1995
Sejarah
Sejak didirikan pada 1900, Ajax memasuki periode keemasan pada
periode 1970-an. Saat masih ditangani Draches Van Stock dan diperkuat
Dua Belas Rasul-nya, Ajax merajai Eropa dengan menjuarai Liga Champions
tiga tahun berturut-turut pada rentang 1971-1973.
Ajax kemudian dikenal dengan sistem pembinaan pemain muda yang handal
dan terus melahirkan pemain-pemain berbakat dari dalam maupun luar
Belanda. Seakan tiada habisnya, Ajax terus mengekspor para pemain
terbaiknya, mulai dari Marco van Basten, Dennis Bergkamp, hingga Patrick
Kluivert.
Setelah para pemain muda Ajax kembali mengejutkan Eropa dengan
menjuarai Liga Champions 1995, masa keemasan Ajax kembali pudar. Butuh
waktu untuk kembali merajai Benua Biru.
Daftar pemain
Skuat utama
- Per 20 Juli 2014.[2]
Catatan: Bendera menunjukkan tim nasional pemain sesuai dengan peraturan FIFA. Pemain dapat saja mempunyai lebih dari satu kewarganegaraan.
Dipensiunkan
Sejak
musim 2007–2008,
tidak ada pemain menggunakan nomor punggung 14 di tim ini, sejak klub
memutuskan untuk mempensiunkan nomor punggun ini untuk menghormati
legenda sepak bola
Johan Cruyff.
Cruyff sendiri menyatakan bahwa adalah lebih baik, jika pemain terbaik
di tim menggunakan seragam bernomor punggung 14. Gelandang
Spanyol Roger García Junyent merupakan pemain terakhir yang mengenakan seragam nomor punggung ini.
[3]
Pelatih
Catatan: Bendera menunjukkan tim nasional pemain sesuai dengan peraturan FIFA. Pemain dapat saja mempunyai lebih dari satu kewarganegaraan.
Top scorer sepanjang masa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar