Selasa, 28 Oktober 2014

SULAWESI TENGGARA

Sulawesi Tenggara

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Sulawesi Tenggara
Provinsi
Bendera Sulawesi Tenggara Bendera Lambang Sulawesi Tenggara Lambang
Semboyan: Bolimo Karo Somanamo Lipu
Peta lokasi Sulawesi Tenggara Peta lokasi Sulawesi Tenggara
Negara  Indonesia
Hari jadi 22 September 1964
Dasar hukum UU 13/1964
Ibu kota Kota Kendari
Koordinat 6º 30' - 2º 30' LS
120º 30' - 124º 50' BT
Pemerintahan
 • Gubernur H. Nur Alam, SE, M.Si
 • Wakil Gubernur Brigjen TNI Purn. Saleh Lasata
Area
 • Total 38.140 km2 (14,730 mil²)
Populasi (2010)[1]
 • Total 2.232.586
 • Kepadatan 59/km2 (150/sq mi)
Demografi
 • Suku bangsa Buton (23%), Bugis (19%), Tolaki (16%), Muna (15%)
 • Agama Islam 95%, Kristen, Kristen Katolik, Hindu, Budha
 • Bahasa Bahasa Indonesia, Tolaki, Moronene, Tolaki mekongga, Wolio, Muna, Wanci, Kaledupa, Binongko, Tomia, Cia-Cia,
Zona waktu WITA
Kabupaten 12
Kota 2
Kecamatan 104
Desa/kelurahan 1.529
Lagu daerah Peia Tawa-tawa
Situs web www.sultra.go.id
Sulawesi Tenggara adalah sebuah provinsi di Indonesia yang beribukotakan Kendari.
Provinsi Sulawesi Tenggara terletak di Jazirah Tenggara Pulau Sulawesi, secara geografis terletak di bagian selatan garis khatulistiwa di antara 02°45' - 06°15' Lintang Selatan dan 120°45' - 124°30' Bujur Timur serta mempunyai wilayah daratan seluas 38.140 km² (3.814.000 ha) dan perairan (laut) seluas 110.000 km² (11.000.000 ha).

Daftar isi

Sejarah Daerah

Sulawesi Tenggara awalnya merupakan nama salah satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan dan Tenggara Sulselra dengan Bau-bau sebagai ibukota kabupaten.
Sulawesi Tenggara ditetapkan sebagai Daerah Otonom berdasarkan Perpu No. 2 tahun 1964 Juncto UU No.13 Tahun 1964.

A. Masa Orde Lama 1964

Pada awalnya terdiri atas 4 (empat) kabupaten, yaitu:
  1. Kabupaten Kendari,
  2. Kabupaten Kolaka,
  3. Kabupaten Muna dan
  4. Kabupaten Buton
Dengan Bau-bau sebagai ibukota provinsi. Namun, karena suatu hal ibukota provinsi berganti menjadi di Kendari.

B. Masa Orde Baru Tahun 1995

Dibentuk satu kota yaitu Kota Kendari, pemekaran dari Kabupaten Kendari, sekarang Kabupaten Konawe (3 Agustus 1995)

C. Masa Era Reformasi Tahun 1999

Masa Awal Reformasi

Dibentuk satu kota Baru yaitu : Kota Bau-Bau, pemekaran dari Kabupaten Buton (21 Juni 2001)

Masa Berikutnya Reformasi

Terbentuk beberapa kabupaten baru :
  1. Kabupaten Bombana, pemekaran dari Kabupaten Buton (18 Desember 2003)
  2. Kabupaten Wakatobi, pemekaran dari Kabupaten Buton (18 Desember 2003)
  3. Kabupaten Kolaka Utara, pemekaran dari Kabupaten Kolaka (18 Desember 2003)
  4. Kabupaten Konawe Selatan, pemekaran dari Kabupaten Kendari (25 Februari 2003)
  5. Kabupaten Konawe Utara, pemekaran dari Kabupaten Konawe (2 Januari 2007)
  6. Kabupaten Buton Utara, pemekaran dari Kabupaten Muna (2 Januari 2007)
  7. Kabupaten Kolaka Timur, pemekaran dari Kabupaten Kolaka (14 Desember 2012)
  8. Kabupaten Konawe Kepulauan, dimekarkan dari Kabupaten Konawe (12 April 2013)
  9. Kabupaten Buton Tengah, dimekarkan dari Kabupaten Buton (Juli 2014)
  10. Kabupaten Buton Selatan, dimekarkan dari Kabupaten Buton (Juli 2014)
  11. Kabupaten Muna Barat, dimekarkan dari Kabupaten Muna (Juli 2014)
Setelah pemekaran, Sulawesi Tenggara mempunyai 15 kabupaten dan 2 kota.

Demografi Daerah

Jumlah Penduduk

Pada tahun 1990 jumlah penduduk Sulawesi Tenggara sekitar 1.349.619 jiwa. Kemudian tahun 2000 meningkat menjadi 1.776.292 jiwa dan berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional Badan Pusat Statistik tahun 2005 adalah sejumlah 1.959.414 jiwa.
Dari publikasi Proyeksi Penduduk Indonesia 2010 - 2035 disebutkan bahwa jumlah penduduk Sulawesi Tenggara berturut-turut (dalam ribuan) 2.243,6 (2010), 2.499,5 (2015), 2.755,6 (2020), 3.003,3 (2025), 3.237,7 (2030) dan 3.458,1 (2035).

Pertumbuhan Penduduk

Laju pertumbuhan penduduk Sulawesi Tenggara selama tahun 1990-2000 adalah 2,79% per tahun dan tahun 2004-2005 menjadi 0,02%.[butuh rujukan] Laju pertumbuhan penduduk menurut kabupaten selama kurun waktu 2004-2005 hanya kota Kendari dan Kabupaten Muna yang menunjukan pertumbuhan yang positif, yaitu 0,03 % dan 0,02 % per tahun, sedangkan kabupaten yang lain menunjukkan pertumbuhan negatif.

Struktur Penduduk

Struktur umur penduduk Sulawesi Tenggara pada tahun 2005, penduduk usia di bawah 15 tahun 700.433 jiwa (35,75%) dari total penduduk, sedangkan penduduk perempuan mencapai 984.987 jiwa (20.27%) dan penduduk laki-laki mencapai 974.427 jiwa (49,73%).

Jumlah penduduk tahun 1971-2010

Tahun 1971 1980 1990 1995 2000 2010
Jumlah penduduk Green Arrow Up.svg 714.120 Green Arrow Up.svg 942.302 Green Arrow Up.svg 1.349.619 Green Arrow Up.svg 1.586.917 Green Arrow Up.svg 1.776.292 Green Arrow Up.svg 2.232.586
Sejarah kependudukan Sulawesi Tenggara
Sumber:[2]

Potensi Perekonomian Daerah

Komoditi unggulan

  1. Pertanian, meliputi: kakao, kacang mede, kelapa, cengkeh, kopi, pinang lada dan vanili
  2. Kehutanan, meliputi: kayu gelondongan dan kayu gergajian
  3. Perikanan, meliputi: perikanan darat dan perikanan laut
  4. Peternakan, meliputi: sapi, kerbau dan kambing
  5. Pertambangan, meliputi: aspal[3] , nikel, emas, marmer, batu setengah permata, onix, batu gamping dan tanah liat

Potensi Kepariwisataan Daerah

Pariwisata

Wisata sejarah

Wisata budaya

Wisata Atraksi

Wisata alam

Sarana Infrastruktur Daerah

Pendidikan

Pendidikan Tinggi

  1. Univeristas Haluoleo, Kendari
  2. Univeristas Muhamadyah, Kendari
  3. Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Baubau
  4. Universitas Islam Buton Nusantara, Baubau
  5. Univeristas Sulawesi Tenggara, Kendari
  6. Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIN), Kendari
  7. Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Catur Sakti, Kendari
  8. Uviversitas Negei 19 November, kolaka
  9. AMIK Melenium kolaka
  10. STAI Kolaka
  11. POLTEK Indotec kolaka
  12. Avicena Kolaka

Transportasi

Pelabuhan Udara

  1. Bandara Haluoleo, Konawe Selatan]]
  2. Bandara Matahora, Wakatobi]]
  3. Bandara Betoambari, Bau-Bau]]
  4. Bandara Sagia Ni Bandera,Kolaka

Pelabuhan Laut

  1. Pelabuhan Murhum
  2. Pelabuhan Nusantara
  3. Pelabuhan Samudra Kolaka
  4. Pelabuhan Ferry (ASDP)Kolaka
  5. Pelabuhan Fery Wamengkoli Buton Tengah
  6. Pelabuhan Fery Batulo Baubau
  7. Pelabuhan Liana Banggai Buton Tengah
  8. Pelabuhan Transito Talaga Raya - Buton Tengah
  9. Pelabuhan Antam Pomalaa

Jalan

  1. Jalan Negara :
  2. Jalan Provinsi :
  3. Jalan Kota/Kabupaten :

Pemerintahan Provinsi

Daftar gubernur

No Foto Nama Mulai Jabatan Akhir Jabatan Keterangan
1. Jwayong.gif J. Wayong 1964 1965  
2. LHadi.gif Laode Hadi 1965 1967  
3. Edysabara.gif Eddy Sabara 1967 1978  
4. ASilondae.gif H Abdullah Silondae 1978 1981  
5. Edysabara.gif Eddy Sabara 1981 1982 Pejabat Gubernur
6. Alala.gif Ir. H. Alala 1982 1992  
7. Kaemoedin.gif Drs. Laode Kaimuddin 1992 2002  
8. Ali-mazi.jpg Ali Mazi, SH 2002 2008  
9. 20111110nur-alam.jpg Nur Alam 18 Februari 2008 sedang menjabat  

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)

Tahun 2011 ADHB/Atas dasar harga berlaku  : Rp. 32.113,1 miliar.
ADHK/Atas dasar harga konstan 2000 : Rp. 12.698,1 miliar.
Tahun 2012 ADHB  : Rp. 36.600,8 miliar.
ADHK  : Rp. 14.020,3 miliar.

Pendapatan Asli Daerah

Berdasarkan data tahun 2013, Sulawesi Tenggara memiliki Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan rincian sebagai berikut :
  • Pajak dan Retribusi Daerah : Rp 417.11 Miliar
  • Dana Perimbangan, seperti Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), serta dana bagi hasil pajak/bukan pajak : Rp. 1,12 Triliun
  • Dana lain-lain yang sah : Rp. 344, 15 Milliar.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik pada bulan Agustus 2013 mengalami surplus 19,55 juta dolar AS dimana impor mencapai 41,04 juta dolar dan ekspor 60,59 juta dolar AS. Angka kumulatif neraca perdagangan Januari-Agustus 2013 juga mengalami surplus yang mencapai 300,09 juta dolar AS dimana perbandingannya, impor sebesar 285,21 juta dolar AS dan ekspor mencapai angka 585,30 juta dolar AS.

Total APBD

APBD Tahun 2013

Rancangan Pendapatan Belanja Daerah (R-APBD) Sultra Tahun 2013 dengan Estimasi sebesar Rp. 1,88 Triliun lebih.

Pendapatan Domestik Bruto (PDRB) Perkapita

Nominal PDRB dalam Triwulan Tahun 2013

- Nominal PDRB triwulan I tahun 2013 mencapai 9,56 triliun rupiah.
- Nominal PDRB Triwulan II-2013 mencapai 9,93 triliun rupiah.

Pendapatan

Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2013

Pajak dan Retribusi Daerah

Total sebesar Rp 417.11 Milyiar

Dana perimbangan

- Dana Alokasi Umum (DAU), - Dana Alokasi Khusus (DAK), - dana bagi hasil pajak/bukan pajak Total sebesar Rp. 1,12 Trilyun 

Dana lain-lain pendapatan yang sah

Dana penyusuaian Otonomi Khusus Total sebesar Rp. 344, 15 Milyar.

Neraca Perdagangan

Neraca Perdagangan Tahun 2013

Badan Pusat Statistik Pada Agustus 2013 mengalami surplus 19,55 juta dolar AS dimana impor mencapai 41,04 juta dolar dan ekspor 60,59 juta dolar AS.
Angka kumulatif neraca perdagangan Januari-Agustus 2013 juga mengalami surplus yang mencapai 300,09 juta dolar AS dimana perbandingannya, impor sebesar 285,21 juta dolar AS dan ekspor mencapai angka 585,30 juta dolar AS.

Pertumbuhan Ekspor dan Impor

Pertumbuhan Ekspor dan Impor Tahun 2013

Ekspor

Badan Pusat Statistik Sulawesi Tenggara Sekitar 66,24 persen dari total ekspor non migas Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Januari-Agustus 2013 atau senilai 387,72 juta dolar AS ditujukan ke China
Tujuan ekpor terbesar kedua adalah Belanda yakni 105,40 juta dolar AS dan Korea Selatan menempati posisi ketiga tujuan ekspor dengan capaian 72,07 juta dolar AS.
Agustus 2013 paian nilai ekspor kedua negara itu masing-masing dengan nilai 105,40 juta dolar AS dan 56,50 juta dolar AS.
Total ekspor itu, terbesar dari bijih logam terak dan abu yakni mencapai 67,20 persen dengan nilai 393,33 juta dolar AS dan ekspor besi dan baja mencapai nilai 176,25 juta dolar AS dengan nilai 30,11 persen.
Pada Agustus 2013 lalu deng nilai mencapai 348,54 juta dolar AS, sementara besi dan baja nilainya mencapai 160,68 juta dolar AS.

Impor

Badan Pusat Statistik Sulawesi Tenggara Pangsa impor terbesar datangnya dari negara tetangga Singapura yang nilainya mencapai 193,74 juta dolar AS atau 67,93 persen dari seluruh impor yang terhitung dari januari-Agustus 2013 mencapai 285,21 juta dolar AS atau naik 33,36 persen.
Urutan kedua dan tiga negara pengimpor ditempati Malaysia yang mencapai nilai 77,89 juta dolar atauy 27,31 persen dan impor Cina hanya mnecapai nilkai 12,43 juta dolar AS atau 4,36 persen dari total impor seluruhnya.

Laju Inflasi dan Deflasi

Upah Minimum Provinsi (UMP)

Upah Minimum Tahun 2013

Badan Pusat Statistik Sulawesi Tenggara Upah minimum sektoral provinsi 2013 bidang pertambangan menjadi Rp1.192.720 atau naik 10,05%.
UMP sektor bangunan sebesar Rp1.237.730 atau naik 9% dibanding tahun 2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar