Rabu, 11 Maret 2015

komedo

Komedo adalah pori-pori yang tersumbat, bisa terbuka atau tertutup. Komedo yang terbuka (Blackhead), terlihat seperti pori-pori yang membesar dan menghitam. Komedo yang tertutup (whitehead) memiliki kulit yang tumbuh di atas pori-pori yang tersumbat sehingga terlihat seperti tonjolan putih kecil. Jerawat jenis komedo ini disebabkan oleh sel-sel kulit mati dan sekresi kelenjar minyak yang berlebihan pada kulit.[1]

Penyebab komedo

Disebabkan sel-sel kulit mati dan kelenjar minyak yang berlebihan pada kulit. Bila kita tidak melakukan pengelupasan kulit wajah secara berkala, maka sel-sel kulit mati menumpuk di kulit.
Komedo merupakan lesi non inflamasi; sedangkan papul, pustul, nodus, kista adalah lesi inflamasi. Akne mempunyai 3 gradasi, yaitu:
  • gradasi ringan : komedo < 20 atau lesi inflamasi < 15, atau total lesi < 30
  • gradasi sedang : komedo 20-100, atau lesi inflamasi 15-50, atau total lesi 30-125
  • gradasi berat : kista > 5 atau komedo > 100, atau lesi inflamasi > 50, atau total lesi > 125[2]

Jenis-jenis komdeo

1. Blackhead

Blackhead adalah jenis komedo yang tampak seperti pori-pori yang membesar dan menghitam. Terjadi ketika pori-pori membesar dan terbuka ke permukaan kulit dan ke kelenjar minyak, lalu teroksidasi oleh udara dan berubah menjadi warna hitam/coklat. Komedo jenis ini adalah komedo yang paling sering dialami oleh kebanyakan orang.

2. Whitehead

Whitehead adalah jenis komedo yang tampak seperti bintik-bintik kecil yang berwarna putih atau kuning. Komedo jenis ini terjadi ketika minyak dan bakteri terperangkap di bawah permukaan kulit lalu mengeras.

Penanggulangan

  • Cuci muka 3x sehari dengan sabun pH balance.
  • Makanan: kurangi kalori, lemak, makanan pedas.
  • Kosmetik: kurangi bedak padat dan foundation (alas bedak).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar