Komedo adalah pori-pori yang tersumbat, bisa terbuka atau tertutup. Komedo yang terbuka (Blackhead),
terlihat seperti pori-pori yang membesar dan menghitam. Komedo yang
tertutup (whitehead) memiliki kulit yang tumbuh di atas pori-pori yang
tersumbat sehingga terlihat seperti tonjolan putih kecil. Jerawat jenis
komedo ini disebabkan oleh sel-sel kulit mati dan sekresi kelenjar
minyak yang berlebihan pada kulit.[1]
Daftar isi
Penyebab komedo
Disebabkan sel-sel kulit mati dan kelenjar minyak yang berlebihan
pada kulit. Bila kita tidak melakukan pengelupasan kulit wajah secara
berkala, maka sel-sel kulit mati menumpuk di kulit.
Komedo merupakan lesi non inflamasi; sedangkan papul, pustul, nodus,
kista adalah lesi inflamasi. Akne mempunyai 3 gradasi, yaitu:
- gradasi ringan : komedo < 20 atau lesi inflamasi < 15, atau total lesi < 30
- gradasi sedang : komedo 20-100, atau lesi inflamasi 15-50, atau total lesi 30-125
- gradasi berat : kista > 5 atau komedo > 100, atau lesi inflamasi > 50, atau total lesi > 125[2]
Jenis-jenis komdeo
1. Blackhead
Blackhead adalah jenis komedo yang tampak seperti pori-pori yang
membesar dan menghitam. Terjadi ketika pori-pori membesar dan terbuka ke
permukaan kulit dan ke kelenjar minyak, lalu teroksidasi oleh udara dan
berubah menjadi warna hitam/coklat. Komedo jenis ini adalah komedo yang
paling sering dialami oleh kebanyakan orang.
2. Whitehead
Whitehead adalah jenis komedo yang tampak seperti bintik-bintik kecil
yang berwarna putih atau kuning. Komedo jenis ini terjadi ketika minyak
dan bakteri terperangkap di bawah permukaan kulit lalu mengeras.
Penanggulangan
- Cuci muka 3x sehari dengan sabun pH balance.
- Makanan: kurangi kalori, lemak, makanan pedas.
- Kosmetik: kurangi bedak padat dan foundation (alas bedak).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar