Rabu, 11 Maret 2015

telapak kaki

Telapak kaki

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Telapak kaki
Soles2.jpg
Telapak kaki pria (kiri) dan wanita (kanan)
Latin planta
Arteri plantaris media, plantaris lateralis
Saraf plantaris media, plantaris lateralis
Telapak kaki ialah bagian bawah kaki manusia. Secara anatomis, telapak kaki disebut sebagai aspek plantar. Permukaan yang serupa pada ungulata ialah kuku.

Deskripsi

Tak seperti bagian tubuh lainnya, kulit telapak kaki tak memiliki bulu maupun pigmen, dan memiliki konsentrasi pori keringat yang tinggi. Telapak kaki memiliki sejumlah lipatan yang terbentuk selama embriogenesis dan mengandung lapisan kulit paling tebal pada tubuh manusia karena bobot yang terus tertumpu atasnya. Seperti telapak tangan, pori keringat tak memiliki kelenjar sebasea.

Persarafan

Telapak kaki amat sensitif pada sentuhan karena banyaknya ujung saraf, yang membuatnya sensitif pada permukaan yang dilangkahi, perasaan gatal dan beberapa orang menemukan telapak kaki merupakan zona erogen.[1] Secara medis, telapak kaki adalah tempat refleks plantar, uji yang dapat menyakitkan karena sensitivitas telapak kaki. Telapak kaki dapat pula digunakan untuk menyiksa ketika seseorang diikat erat agar tak bergerak dan kaki yang telanjang itu dicambuk.

Lengkungan

Telapak kaki orang dewasa normalnya melengkung. Lengkungan tersebut bisa gagal berkembang selama masa kanak-kanak atau dapat mendatar selama kehamilan dan usia tua yang menyebabkan kaki datar.

Dalam budaya

Di Timur Tengah, telapak kaki dianggap tak bersih dan dianggap menghina atau menyerang bila secara terbuka mempertunjukkan telapak kaki. Dalam budaya Barat, sensitivitas telapak kaki membuatnya sebagai sasaran penggelian atau rangsangan seksual.[2]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar